Makakandang ukuran kandangnya 7 x 83 meter. Berikut saya akan memberikan rincian bahan-bahan yang harus disiapkan untuk pembuatan kandang ayam kapaditas 500 ekor. 1000-1500 ekor 150 m persegi area. Berikut rincian untuk kapasitas 100 ekor. Penambahan jumlah ayam tentu mempengaruhi kapasitas kandang yang digunakan.
Untukmemulai usaha ayam petelur, jumlah ayam bisa dimulai dari 50 hingga 100 ekor ayam. Ukuran kandang yang bisa dibangun dengan jumlah tersebut yakni sekitar 50 meter persegi. Luas kandang akan semakin besar jika populasi ayam terus bertambah. Para peternak bisa memilih model kandang ayam yang akan dibangun.
Ukurankandang ayam petelur harus sesuai dengan jumlah ayam serta usia ayam yang akan diternakan. Kenyamanan kandang sangat penting untuk diperhatikan karena jika ayam nyaman maka pertumbuhan akan jauh lebih baik. Kandang dapat melindungi ayam dari teriknya sinar matahari, hujan, dinginnya malam, dan berbagai serangan hewan pemangsa yang dapat
sawit26 6 31 330 25 50 sehingga formulasi ransum disusun sebagai berikut a, untuk perhitungan di artikel ini teman saya menggunakan perhitungan 200 ekor ayam petelur tujuannya untuk memudahkan para pemula dalam menghitung kebutuhan awal dalam beternak ayam petelur sedangkan angka 200 ekor ayam dipilih karena angka tersebut diperkirakan
Contohnyasaja ukuran kandang 50 ekor dengan ukuran kandang 100 ekor demikian 500 ekor dan juga untuk 1000 ekor. Ukuran kandang ayam petelur 500 ekor. Kandang ayam petelur berkapasitas 500 ekor ukuran kandang lebar 4 meter dan panjang 9 meter konstruksi bangunan bagian pondasi dan balok di cor untuk bagian atas dari kayu kelapa yang sudah tua.
Untuktakaran pakan ayam petelur perhari yang ideal yaitu sebanyak 100 gram per ekor. Yang diberikan sebanyak 2 kali dalam sehari. Yakni pada pagi dan siang hari. Pembagian pemberian pakan ayam peterlur ini sebagai berikut: Jam 07.00 (pagi) diberikan pakan sebanyak 30% sampai 40%. Jam 15.00 (sore) diberikan pakan sebanyak 60% sampai 70%.
. Salah satu cara untuk memulai bisnis ternak ayam petelur adalah dengan menyediakan kandang yang memadai. Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat kandang ayam petelur adalah kapasitas, kebersihan, dan kenyamanan. Kandang yang baik akan membuat ayam petelur dapat bertelur dengan optimal dan menghasilkan telur yang sehat. Ukuran kandang yang ideal untuk ayam petelur dengan kapasitas 1000 ekor adalah sekitar 12 meter x 80 meter. Kandang harus dibagi menjadi beberapa bagian, dengan masing-masing bagian dapat menampung sekitar 100 ekor ayam. Bagian-bagian tersebut harus dilengkapi dengan tempat minum, tempat makan, dan tempat tidur yang memadai. Selain itu, kandang harus memiliki ventilasi yang baik untuk menjaga sirkulasi udara di dalam kandang. Kandang harus diberi lubang-lubang kecil atau jendela kecil agar udara segar dapat masuk dan keluar dari kandang. Hal ini akan membantu menjaga kebersihan dan kesehatan ayam petelur. Kebersihan Kandang Kebersihan kandang ayam petelur sangat penting untuk menjaga kesehatan ayam petelur dan mencegah penyebaran penyakit. Kandang harus dibersihkan setiap hari dengan membersihkan kotoran ayam dan mengganti serbuk gergaji atau beddings lainnya. Selain itu, kandang harus dibersihkan secara menyeluruh setiap satu atau dua minggu sekali dengan menggunakan disinfektan yang aman untuk ayam petelur. Menghindari kerumunan di dalam kandang juga dapat membantu menjaga kebersihan kandang dan kesehatan ayam petelur. Kerumunan dapat memicu timbulnya berbagai penyakit dan mengganggu kondisi psikologis ayam petelur. Kenyamanan Kandang Ayam petelur memerlukan kenyamanan agar dapat bertelur dengan optimal dan menghasilkan telur yang sehat. Beberapa hal yang dapat dilakukan untuk membuat kandang lebih nyaman bagi ayam petelur adalah Memberikan tempat tidur yang empuk dan bersih Memberikan tempat bersarang yang nyaman dan bersih Menjaga suhu dan kelembaban di dalam kandang Jika suhu di dalam kandang terlalu panas atau terlalu dingin, ayam petelur dapat mengalami stres yang dapat mempengaruhi produksi telur dan kesehatan ayam petelur. Selain itu, kelembaban yang tidak terkendali juga dapat menyebabkan tumbuhnya jamur dan bakteri yang dapat menyebabkan penyakit. Dalam menjalankan bisnis ternak ayam petelur, keberhasilan sangat tergantung pada kualitas dan kuantitas produksi telur. Dengan menyediakan kandang yang memadai, kebersihan yang terjaga, dan kenyamanan yang tersedia, ayam petelur dapat berproduksi dengan optimal dan menghasilkan telur yang sehat. Oleh karena itu, perhatikan dengan baik hal-hal tersebut untuk menjalankan bisnis ternak ayam petelur yang sukses! Simak artikel lainnya seputar Telur
FilterPerawatan HewanHewan PeliharaanPerlengkapan HewanPerawatan AyamPerawatan Hewan TernakPertukanganPerlengkapan ListrikMasukkan Kata KunciTekan enter untuk tambah kata 12rb+ produk untuk "kandang ayam petelur" 1 - 60 dari 12rb+UrutkanAdTerlarisKandang Ayam Petelur Baterai 4 Pintu Galvanise ARTUPIC 8 Ekor 500+AdKandang Baterai Ayam TangerangStarcon Anugrah 250+AdKANDANG KUCING KELINCI ANJING PAGAR BESI DOG CAT RABBIT FENCE 7 rb+AdJaring ayam 1,5 x 10 meter / jaring kandang ayam / jaring pagar REZEKI 5AdTUTUP ATAP/TUTUP Kandang Pagar Lipat-Hewan-Tortoise-Kelinci-Kura 50 rbKab. BekasiFortune 100+Kandang Baterai Ayam PLASTIK Bebek Petelur 4 Pintu Atas Artupic 8 50+MURAH... Kandang Baterai Ayam Petelur /Kandang battery SelatanWIN 500+TerlarisKandang Ayam Petelur Baterai 4 Pintu Galvanise ARTUPIC 8 Ekor 500+TerlarisKandang Baterai Ayam Bebek Petelur Plastik 4 Pintu JombangOp 500+TerlarisKandang Baterai Kawat Ayam ALAT 500+
Masyarakat Indonesia saat ini sangat menggemari produk telur ayam petelur. Selain harganya terjangkau, produk ini juga dikenal sehat dan mudah didapat. Oleh karena itu, banyak peternak menggeluti bisnis peternakan ayam petelur. Namun, untuk menjaga kualitas telur dan ayam, peternak harus memperhatikan kandang tempat ayam diternak. Ukuran kandang ayam petelur penting untuk diperhatikan. Kandang yang terlalu kecil akan membuat ayam merasa tidak nyaman dan mudah terkena penyakit. Sedangkan kandang yang terlalu besar akan memakan banyak biaya untuk membangun dan merawatnya. Menurut standar peternakan ayam petelur, ukuran kandang yang ideal adalah kandang dengan panjang 100 – 120 cm, lebar 50 – 60 cm, dan tinggi 45 – 50 cm. Jika kandang diisi dengan 3 ayam, maka volume kandang tersebut adalah 18000 cm kubik. Contoh Desain Kandang Ayam Petelur Berikut merupakan contoh desain kandang ayam petelur yang bisa dijadikan referensi oleh para peternak. Desain Kandang Ayam Petelur 1 Desain kandang ayam petelur ini memiliki bentuk persegi panjang dengan ukuran panjang 100 cm, lebar 50 cm, dan tinggi 45 cm. Kandang ini dilengkapi dengan empulur yang diletakkan di salah satu sisinya. Pada bagian luarnya, kandang ini dibuat dari bahan besi yang dilapisi dengan cat anti karat. Sementara itu, bagian dalam kandang dilapisi dengan triplek agar ayam nyaman dan tidak terluka saat bergerak di dalamnya. Kandang ini cukup besar untuk menampung 3 ekor ayam petelur. Selain itu, terdapat tempat pakan dan minum yang terpisah di dalam kandang. Desain Kandang Ayam Petelur 2 Desain kandang ayam petelur ini memiliki bentuk kotak dengan ukuran panjang dan lebar 60 cm serta tinggi 60 cm. Kandang ini dilengkapi dengan pintu di salah satu sisinya, sehingga memudahkan peternak saat membersihkan kandang. Bagian luar kandang ini dibuat dari besi siku dan kawat berdiameter kecil untuk memastikan ayam tidak melarikan diri. Sementara itu, bagian dalamnya dibuat dari triplek setebal 1 cm agar ayam nyaman saat bergerak di dalamnya. Kandang ini juga dilengkapi dengan sistem ventilasi udara yang memadai. Di dalam kandang terdapat tempat pakan dan minum serta ruang tidur yang terletak di atas tempat pakan. Cara Merawat Kandang Ayam Petelur Kandang ayam petelur yang baik harus dirawat dengan baik pula. Berikut ini adalah beberapa cara merawat kandang ayam petelur agar tetap bersih dan ayam tetap sehat. Rutin Membersihkan Kandang Membersihkan kandang ayam petelur secara rutin dan berkala sangat penting untuk menjaga kesehatan ayam. Peternak bisa membersihkan kandang dengan cara mencuci, menyemprotkan disinfektan, dan menggantikan litter atau alas kandang dengan yang baru. Menjaga Kebersihan Pintu dan Jendela Pintu dan jendela kandang ayam petelur harus dibersihkan dengan teliti. Hal ini untuk memastikan tidak ada layangan yang bisa masuk. Pintu dan jendela yang kotor dan berdebu juga bisa membuat udara di dalam kandang tercemar. Memberikan Pemisah Antara Ayam Betina dan Jantan Jika peternak memiliki ayam betina dan jantan dalam satu kandang, peternak harus memberikan pemisah. Hal ini untuk menghindari pembiakan yang tidak terkontrol dan membuat ayam menjadi lebih sehat. Memberikan Makanan yang Sehat dan Bergizi Ayam petelur membutuhkan makanan yang sehat dan bergizi agar tetap sehat. Peternak harus memberi makanan yang sesuai dengan kebutuhan ayam petelur dan memastikan makanan tersebut berkualitas. Kesimpulan Kandang ayam petelur yang baik harus memenuhi standar ukuran agar ayam merasa nyaman dan sehat. Peternak juga harus merawat kandang dengan baik agar ayam tetap sehat dan produktif. Dengan kandang dan perawatan yang baik, hasil produksi telur ayam petelur bisa maksimal dan peternak bisa meraih keuntungan yang optimal pula. Temukan artikel lainnya tentang Kandang
Ayam petelur merupakan ayam betina dewasa yang dikhususkan untuk diambil telurnya saja, tingginya permintaan telur di masyarakat membuat usaha ini memiliki potensi yang sangat besar. Hanya dengan modal kecil bisa meraup untung jutaan rupiah. Ternak ayam petelur 100 ekor cocok dijadikan awalan bagi pemula. Nah dibawah ini ada cara lengkap budidaya ayam petelur anti gagal. Simak sampai habis ya! Cara Ternak Ayam Petelur 100 Ekor1. Mengenali Jenis Ayam Petelur2. Memilih dan Mencari Bibit Unggulan3. Menyiapkan Kandang Ayam 4. Menentukan Lokasi Peternakan5. Memberi Makan dan Minum Ayam6. Menjaga Kebersihan KandangUkuran Kandang Ayam Petelur 100 EkorModal Ternak Ayam Petelur 100 EkorTanya Jawab Seputar Modal Ternak Ayam PetelurBerapa Modal Ternak Ayam Petelur 500 Ekor ?Berapa Modal Ternak Ayam Petelur 50 Ekor ?Berapa Modal Ternak Ayam Petelur 20 Ekor ?Berapa Ternak Ayam Petelur 10 Ekor ? Cara ayam petelur 100 ekor tidak terlalu sulit. Caranya pun hampir sama dengan beternak unggas lainnya. Nah biar gak penasaran lagi langsung masuk intinya yuk. 1. Mengenali Jenis Ayam Petelur Jenis ayam petelur yang biasa dibudidayakan di Indonesia ada 2 yaitu ayam coklat dan ayam putih. Beda jenis ayam beda pula harga jualnya dan besar keuntungan yang bisa diperoleh. Perbedaan ayam putih dan coklat Ayam putih Telurnya berwarna putih. Ukurannya relatif kecil. Ayam ini paling banyak dijumpai di pasaran sebagai ayam potong. Bobotnya lebih ringan dibanding ayam coklat. Lebih sensitif terhadap suhu udara yang panas serta kebisingan. Ayam coklat Telurnya berwarna coklat. Ukuran telur lebih besar dibanding ayam putih. Telurnya banyak dijumpai di pasaran. Lebih mudah menjual telur coklat dibanding telur ayam putih. Harga lebih mahal dibanding ayam putih. Harga ayam lebih mahal dibanding ayam putih. Ayam bisa diambil dagingnya namun tekstur daging sedikit alot. 2. Memilih dan Mencari Bibit Unggulan Cara ternak ayam petelur 100 ekor yang sekanjutnya adalah memilih dan mencari bibit. Bibit yang baik akan menghasilkan telur yang baik pula. Oleh sebab itu kamu harus benar benar teliti dan jeli dalam memilih bibit ayam petelur yang unggul. Dalam hal pemilihan bibit kamu bisa memilih cara membeli bibit ayam dari petani atau menetaskan sendiri dari telurnya. Ciri ciri bibit ayam petelur yang baik ada cacat fisik atau mental. Lincah dan aktif. Bulu cerah dan mengkilap. Berasal dari indukan yang berkualitas. Memiliki berat badan ideal. Memiliki nafsu makan yang baik. 3. Menyiapkan Kandang Ayam Langkah selanjutnya adalah menyiapkan kandang ayam yang sesuai. Besarnya kandang bisa disesuaikan dengan banyaknya ayam yang mau dipelihara. Ada 2 jenis kandang yang bisa kamu pilih diantaranya Kandang umbaran Konsep kandang India salah dengan menempatkan ayam dalam jumlah tertentu dan alam satu kandang tanpa adanya penyekatan. Kandang ini cocok digunakan bagi bisnis ayam petelur skala kecil. Sayanya metode kandang satu ini menyulitkan peternak untuk mengambil telur ayam. Kandang baterai Kandang jenis ini paling banyak digunakan pada pebisnis telur ayam. Sebab dalam 1 kandang hanya diisi 1 ekor ayam saja. Sayangnya kandang ini memerlukan modal dan lahan yang lebih luas. Keuntungan dari kandang ini adalah peternak ayam jadi lebih mudah mengumpulkan telur. 4. Menentukan Lokasi Peternakan Memilih lokasi peternakan ayam petelur sebaiknya jauh dari pemukiman warga. Sebab usaha ini bisa menimbulkan bau tidak sedap dan membuat lingkungan menjadi tidak nyaman. Untuk menghindari konflik dengan warga sekitar kamu bisa membuat kandang di ladang atau pinggir sawah. 5. Memberi Makan dan Minum Ayam Agar bisa menghasilkan telur yang berkualitas baik pakan dan minumnya harus diperhatikan. Sebaiknya berikan pakan yang memiliki nutrisi dan protein yang tinggi. Misalnya tepung ikan, sentrat, dan jagung. Pemberian pakan khusus bibit ayam dibagi menjadi 2 yaitu starter dan finishing. Starter diberikan pada awal kehidupannya sampai 4 Minggu. Sedangkan finishing diberikan pada minggu ke 5 sampai 6. Jangan lupa untuk memberikan vitamin tambahan agar ayam ayam petelur menjadi lebih sehat dan rajin bertelur. Jangan lupa untuk selalu memberikan persediaan minum untuk ayam, perhatikan pula kualitas airnya dan rajin mengganti dengan air bersih yang baru. Untuk mengurangi resiko stres kamu bisa memberikan obat stres pada ayam dengan mencampurkannya ke dalam air minum. 6. Menjaga Kebersihan Kandang Lingkungan yang bersih dapat meningkatkan kualitas telur yang dihasilkan. Oleh sebab itu bersihkan kandang ayam dari kotorannya minuman 1x dalam sehari. Vaksinasi Ayam Ayam petelur termasuk jenis unggas yang rawan terserang penyakit akibat bakteri dan virus yang bisa mempengaruhi kualitas telur yang dihasilkan. Teror paling menakutkan dari penyakit ayam adalah flu burung yang bisa mengakibatkan kematian masal ayam yang berakibat pada kerugian. Oleh sebab itu jangan malas untuk memvaksinasi ayam kamu. Jika tidak bisa melakukan sendiri bisa minta tolong pada tenaga profesional. Waktu Panen Telur Ayam petelur bisa menghasilkan telur setiap hari, namun waktu bertelur ayam satu dengan yang lainnya berbeda, oleh Senna itu biasanya peternak akan mengumpulkan telur sebanyak 3 kali sehari yaitu waktu pagi, siang, dan sore. Telur yang dihasilkan tidak semuanya memenuhi standar pasar jadi perlu dilakukan sortir terlebih dahulu. Sebagai gambaran hasil ayam petelur 100 ekor jika sehari 1 ayam mampu bertelur sebanyak 1 butir maka dalam sehari bisa mendapatkan 100 butir telur. 1 kg biasanya berisi 15-16 butir telur dengan harga jual mengikuti harga pasar. Sebab harga jual telur ayam tidak stabil. Ciri ciri telur yang memenuhi standar pasar Memiliki ukuran normal tidak terlalu besar atau kecil. Bentuknya oval atau sedikit oval, tidak boleh bundar sempurna atau gepeng. Telur tidak retak. Jika dimasukkan air telur harus tenggelam. Memiliki kulit tipis. Ukuran Kandang Ayam Petelur 100 Ekor Berikut adalah contoh ukuran kandang ayam petelur 100 ekor umbaran yang bisa dijadikan referensi Budidaya ayam petelur 100 ekor masuk dalam ternak ayam skala kecil jadi tidak membutuhkan kandang yang terlalu luas. Jika menggunakan kandang umbaran maka hanya memerlukan kandang seluas 12 meter persegi saja. Ukuran kandang bisa disesuaikan dengan bentuk lahan misal 2 x 6 m atau 4 x 3 m. Kamu bisa memanfaatkan lahan dirumah yang tidak terlalu misalnya halaman belakang rumah. Dengan perawatan yang baik dan rajin membersihkan kotornya bisa meminimalisir resiko tetangga protes akibat bau tidak sedap. Kandang bisa dibuat dengan bambu, kayu, atau besi. Modal Ternak Ayam Petelur 100 Ekor Mau tau berapa modal awal ternak ayam petelur 100 ekor? Cuss intip ulasan di bawah ini ! Modal Kandang = Rp untuk membeli bambu dan biaya pembuatannya. Membeli bibit = Harga per Minggu bibit ayam pullet adalah Rp diasumsikan membeli bibit pullet usia 4 Minggu Rp x 4 x 100 = Rp Pakan per kg Rp x 11 kg x 30 hari = Rp Biaya operasional Biaya bibit = Rp sebulan = Rp = Rp = Rp x 100 ekor = Rp lain lain = Rp = Rp Pendapatan Keuntungan ternak ayam petelur 100 ekor adalah sebagai berikut Pendapatan per hari Dalam satu hari ayam mampu menghasilkan 100 butir telur atau sekitar 6 kg. Maka 6 kg x Rp = Rp Pendapatan dalam sebulan Pendapatan bulanan – biaya operasional tanpa bibit Rp x 30 hari = Rp Rp – Rp = Rp Dalam 1 periode ayam memiliki masa produktivitas selama 2 tahun. Jadi analisa ternak ayam petelur 100 ekor mendapatkan untung atau rugi dapat dilihat setelah habis masa periode dengan cara pendapatan selama 2 tahun dikurangi modal awal. Tanya Jawab Seputar Modal Ternak Ayam Petelur Berikut ini kami punya estimasi untuk modal ternak ayam petelur dalam jumlah lainnya Berapa Modal Ternak Ayam Petelur 500 Ekor ? Ternak ayam petelur 500 ekor masuk kedalam ternak skala menengah modal yang dibutuhkan berkisar antara 50 juta rupiah hingga 60 juta rupiah. Modal ini nantinya digunakan untuk membeli pullet, membuat kandang, sewa lahan, pembelian pakan, pembelian vaksin dan vitamin, serta biaya lainnya seperti instalasi listrik dan biaya transportasi. Biasanya kandang yang digunakan pada peternakan skala menengah hingga besar adalah kandang baterai. Berapa Modal Ternak Ayam Petelur 50 Ekor ? Modal yang dibutuhkan untuk ternak ayam 50 ekor kurang dari 5 juta rupiah. Modal ini digunakan untuk membuat kandang bisa umbaran atau baterai. Kalau mau yang hemat bisa pakai baterai. Kemudian dibutuhkan untuk biaya pembelian pullet. Semakin tua umur pullet semakin mahal harganya. Biaya pembelian pakan, biaya vitamin dan vaksin. Kandang untuk pelihara ayam ini tidak terlalu besar bisa dipelihara di lingkungan rumah seperti halaman belakang, samping, teras , atau bagian atap rumah. Namun, jika tidak memiliki lahan bisa menyewa lahan. Berapa Modal Ternak Ayam Petelur 20 Ekor ? Modal yang dibutuhkan untuk ternak ayam 20 ekor adalah sebagai berikut Biaya pembuatan kandang ukuran 3×3 meter Rp Biaya bibit pullet usia 8 Minggu Rp x 20 ekor = Rp pakan sebulan = 1 ayam rata rata makan sebanyak 1 ons per hari x 20 ekor = 20 ons atau 2 kg x 30 hari = 60 kg. Per kg Rp x 60 kg = Rp vitamin dan vaksin Rp lain lain = Rp = Rp Jadi, kisaran modal yang dibutuhkan untuk budidaya ayam petelur 20 ekor sekitar Rp – Rp biaya bisa berubah tergantung jenis kandang yang akan digunakan dan lahan. Berapa Ternak Ayam Petelur 10 Ekor ? Modal yang dibutuhkan untuk budidaya ayam petelur 10 ekor biasanya kurang dari Rp Budidaya ayam dalam jumlah sedikit bisa dilakukan dalam lingkungan tempat tinggal asal memperhatikan kebersihannya. Budidaya ayam dalam jumlah sedikit jarang untuk dijual kembali biasanya hanya untuk konsumsi pribadi saja. Misal dijual pun paling hanya kepada tetangga sekitar. Ternak ayam petelur 100 ekor sangat cocok dipraktekkan oleh pemula. Sebab perawatannya yang tidak terlalu rumit dan modalnya yang tidak terlalu besar namun keuntungan cukup menjanjikan hingga jutaan rupiah. Cari informasi dan pelajari hal hal seputar perawatan ayam petelur agar bisa meningkatkan kualitas dan produktivitas peternakan kamu. Sekian dan terimakasih.
Pertanianku — Salah satu faktor pendukung suksesnya ternak ayam petelur adalah persiapan kandang. Ternyata, mengetahui ukuran kandang ayam petelur yang ideal itu penting. Anda harus bisa memanfaatkan lokasi yang sempit, serta biaya yang terbatas namun mendapatkan hasil yang maksimal. Foto Google Image Bagi pemula yang mempunyai modal cukup, tentu mereka akan membeli kandang yang sudah jadi, tapi bagi yang modalnya tipis tentu harus memutar otak, yaitu dengan cara membuat kandang sendiri. Lalu, bagaimana cara membuat kandang yang murah tapi tidak murahan dan terkesan modern? Bahan membuat kandang Untuk bahan-bahannya bisa menggunakan bilahan bambu, kayu reng, atau kawat. Ukuran standar kandang baterai Panjang 120 cm × lebar 35 cm × tinggi depan 42 cm × tinggi belakang 37 cm, ukuran tersebut bisa disekat menjadi 4 pintu, dengan masing-masing sekat diisi 2 ekor ayam. Jadi, kandang ini dapat menampung 8 ekor ayam dengan posisi kepala berada di dalam. Panjang 120 cm × lebar 35 cm × tinggi depan 35 cm × tinggi belakang 28 cm, ukuran tersebut modelnya sama dengan nomor 1, dapat menampung 8 ekor ayam, tapi dengan posisi kepala berada di luar. Panjang 120 cm × lebar 35 cm × tinggi depan 42 cm × tinggi belakang 37 cm, ukuran ini sama dengan ukuran nomor 1 hanya saja model ini disekat menjadi 6 pintu dan setiap satu pintu diisi satu ekor ayam sehingga hanya bisa menampung 6 ekor ayam. Panjang 120 cm × lebar 35 cm × tinggi depan 35 cm × tinggi belakang 28 cm, ukuran ini modelnya sama dengan nomor 2 tapi versi minimalis, dan dapat menampung 6 ekor ayam. Tempat makan dan minum Tempelkan tempat makan dan minumnya di bagian depan kandang dan untuk tempat makannya taruh di bawah tempat minum. Sebab, apabila tempat makanya ditaruh di atas, sisa-sisa makanan yang jatuh akan mengotori air minumnya. Untuk bahan tempat makan dan minumnya, bisa menggunakan pipa paralon atau kayu yang dibuat panjang sesuai ukuran kandang. Lokasi penempatan kandang Lokasi penempatan kandang juga perlu diperhatikan, yaitu harus jauh dari pemukiman, harus selalu kering, lantai biarkan dari tanah agar air dari kotoran bisa meresap. Buatlah kandang tanpa dinding agar bau serta zat-zat amoniak dari kotoran ayam dapat tertiup angin. Untuk kandang model baterai dapat dibuat bersusun atau bertingkat maksimal 3—4 tingkat. Namun, susunannya jangan dibuat vertikal, kandang yang atas disusun lebih ke belakang agar kotorannya tidak jatuh ke kandang yang ada di bawahnya.
ukuran kandang ayam petelur 50 ekor