BeritaSeputar public relations Terbaru dan Terkini Hari Ini - Suara Merdeka.
50 KASUS PR TERKINI CRISIS PUBLIC RELATIONS FIRSAN NOVA di Tokopedia ∙ Promo Pengguna Baru ∙ Cicilan 0% ∙ Kurir Instan. Beli +50 KASUS PR TERKINI CRISIS PUBLIC RELATIONS FIRSAN NOVA di Mama Tio shop.
Dimana peran PR (Public Relations) Citibank dengan 2 kasusnya baru-baru ini? Kasus yang menimpa Prita Mulyasari dengan Rumah Sakit Omni jadi pelajaran penting bagi organisasi untuk tidak arogan. Seandainya RS Omni tidak mempertahankan tuntutan di saat masyarakat kontra, mungkin kasusnya tidak melebar.
PolresPulang Pisau, Polda Kalteng - Personel Polsek Kahayan Tengah, Polres Pulang Pisau, Polda Kalteng melaksanakan kegiatan pengisian penel data kasus Terkonfirmasi Fositif Covid-19 yang ada di wilayah Kec. Kahayan Tengah, Kabupaten Pulang Pisau, Kalteng, Selasa, (08/02/2022). Kapolres Pulang Pisau AKBP Kurniawan Hartono, S.I.K. Melalui Kapolsek Kahayan Tengah Akp Nurheriyanto Hidayat, S.H
PeranPublic Relations pada Perusahaan Spa di Yogyakarta adalah sebagai Communication Facilitator, Problem Solving Facilitator, Communication Technician. 2. Fungsi Public Relations pada Perusahaan Spa di Yogyakarta sebagai fungsi manajemen dan sebagai fungsi komunikasi. F. Daftar Pustaka Anastasia,Henny. 2009. Cantik, Sehat, & Sukses Berbisnis Spa.
DaftarTop 40 PR Person 2020. Suryo Utomo Direktorat Jenderal Pajak. Arya Mahendra Sinulingga Kementerian Badan Usaha Milik Negara RI. Agung Pribadi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral RI. Endra S. Atmawidjaja Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan RI. Irjen Pol Argo Yuwono Kepolisian Negara Republik Indonesia.
. JAKARTA, – Mengutip teori Bill McFarlan dalam bukunya “Drop the Pink Elephant 15 Ways to Say What You Mean and Mean What You Say”, Managing Director IMOGEN PR Jojo S Nugroho mengatakan, ada tiga formula permintaan maaf yang dinilai dapat memuaskan konsumen saat brand/perusahaan saat melakukan kesalahan atau tindakan yang menciderai reputasi. Antara lain, regret, reason dan remedy 3R. Regret bermakna menyesali dengan tulus atas perbuatan yang telah mengecewakan stakeholders. Reason adalah memberikan alasan atas kejadian yang telah terjadi. Sementara remedy merupakan tindak lanjut yang diikuti dengan memberikan solusi kepada pihak-pihak yang dirugikan oleh brand/perusahaan. Menurut Jojo, dalam kasus Eiger, jika merujuk pada teori tadi, perusahaan yang bergerak di bidang di bidang manufaktur dan retail peralatan petualangan di alam terbuka ini baru melakukan dua dari tiga permohonan maaf. Yakni, regret dan reason. Belum sampai ke tahap remedy, atau memberikan solusi. “Inilah yang yang luput dari standby statement yang disampaikan sang CEO di dalam suratnya,” ujarnya. Sebab, ia melanjutkan, permasalahan tidak selesai hanya dengan permintaan maaf, memberikan penjelasan, bahkan sekadar memberikan potongan harga. “Semua orang menunggu tindak lanjut nyata yang akan diambil oleh perusahaan terhadap reviewer mereka,” katanya. Contoh remedy atau tindak lanjut ini bisa dilakukan dengan cara membangun hubungan secara kekeluargaan, memberikan penawaran endorsement, hingga menjatuhkan sanksi kepada pihak yang bertanggung jawab terhadap kejadian tersebut. Jangan Memaksa Menurutnya, di era digital ini, penting bagi para pelaku public relations PR untuk menyadari bahwa perusahaan tidak dapat memaksakan produknya ke konsumen product driven. Sebaliknya, menjual brand sesuai dengan kebutuhan konsumen customer driven. Lainnya yang perlu menjadi perhatian adalah konsumen di era digital seperti sekarang itu saling berinteraksi dan terikat satu sama lain melalui media sosial. Mereka cenderung memiliki jiwa korsa yang tinggi dan bakal saling mendukung apabila terdapat brand/perusahaan yang berperilaku semena-mena kepada salah satu dari mereka. Contoh, masih pada kasus ini. Ketika ada youtuber merasa tidak terima dengan Surat Keberatan yang dilayangkan perusahaan, lalu ia mengunggahnya ke media sosial, maka dalam hitungan detik muncul warganet lain yang merasa senasib/pernah menerima Surat Keberatan serupa dari korporasi bersangkutan. “Akhirnya, isunya menjadi viral, perusahaan pun jadi bahan bullying warganet,” ujar Jojo yang juga menyayangkan respons yang diberikan oleh Eiger terkesan lambat. Pada prinsipnya, kata pria yang juga merupakan Ketua APPRI ini, cara PR melakukan engagement dengan influencer, baik blogger maupun vlogger sama seperti ketika mereka menjalin hubungan baik dengan para rekan media. Artinya, PR tidak bisa mendikte bagaimana cara mereka menulis berita maupun melakukan ulasan produk/brand kita. Berdasarkan teori PESO paid, earned, shared, owned, youtuber yang mengulas suatu produk secara independen—bukan kerja sama—termasuk ke dalam kategori earned media alias promosi gratis. ais
- Dalam keberlangsungan organisasi atau perusahaan, kadang terjadi krisis yang dapat mengancam stabilitas organisasi itu sendiri. Krisis bisa disebabkan oleh kecelakaan industri, kesalahan strategi, perubahan manajemen, bencana alam, dan lain-lain. Dalam hal ini, public relation berperan sangat penting dalam menghadapi krisis yang dialami dari buku Dasar-dasar Public Relations Teori dan Praktik 2017 karya A. Anditha Sari, divisi Public Relation PR memiliki wewenang yang sama dengan manajemen puncak untuk menyelesaikan krisis. Dengan begitu, fungsi PR dalam perusahaan akan berjalan baik. Dalam perannya tersebut, PR harus membuat langkah-langkah strategis melalui jalinan hubungan dengan pers, pemerintah, pemuka pendapat, juga hubungan perdagangan. Baca juga Fungsi Public Relations sebagai Boundary Spanning Hal tersebut seperti yang dijelaskan oleh Soleh Soemirat dan Elvinaro Ardiyanto dalam buku Dasar-dasar Public Relations 2012. Guna menjalin, menjaga, dan memperlancar hubungan dengan berbagai stakeholder, ada beberapa langkah yang harus dilakukan public relations, yakni Fact finding Merupakan kegiatan mencari dan mengumpulkan data penyebab dan informasi yang didapatkan khalayak akan membentuk penilaian publik jangka panjang terhadap organisasi atau perusahaan. Membentuk pusat informasi Public relations berperan memantau dan membuat laporan atas krisis yang terjadi. Isi komunikasi yang dilakukan berhubungan dengan inti krisis yang sedang dihadapi organisasi atau perusahaan tersebut. Baca juga Perbedaan Fungsi Internal dan Eksternal Public Relations Selain itu, tim krisis dari crisis center perusahaan dibutuhkan oleh narasumber utama dari pimpinan perusahaan dan keluarga korban jika ada. Menggelar jumpa pers Dilakukan dengan mengundang media untuk menghadiri press conference yang diadakan untuk tujuan atau keperluan tertentu. Keterbukaan informasi Public relations harus mampu melakukan komunikasi yang jujur, terbuka, berlangsung dua arah, dan simetris atau two way symmetrical dengan publiknya. Ini penting karena media percaya pada perusahaan melalui public relations. Adanya hubungan mutual understanding ini, akan menciptakan jalinan yang saling menguntungkan dan berguna bagi keberlangsungan hidup perusahaan, sebagai organisme yang senantiasa membutuhkan lingkungan internal serta eksternalnya. Baca juga Tugas Pokok Humas dan Ruang Lingkup Pekerjaannya Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
SEBANYAK enam pegawai Holywings ditangkap polisi dan terancam hukuman penjara 10 tahun. Nasib malang menimpa mereka akibat melaksanakan strategi promosi yang dianggap menista agama tertentu. Salah satu pemegang saham cum selebriti Hotman Paris membantah adanya keterlibatan pimpinan Holywings atas promosi yang menuai kontroversi tersebut. Dalam kacamata public relations PR, kasus yang dihadapi Holywings dapat dikategorikan sebagai krisis. Secara umum, krisis dapat didefinisikan sebagai kejadian terkontrol maupun tidak terkontrol yang dapat merusak citra dan reputasi organisasi di dalam benak para pemangku kepentingan stakeholder. Baca juga 250 Personel Satpol PP Diterjunkan untuk Segel 12 Outlet Holywings di JakartaDi setiap krisis, ada tiga upaya yang berusaha dilakukan oleh organisasi, yakni meyakinkan para pemangku kepentingan bahwa tidak ada krisis yang terjadi, meminimalisir asumsi negatif berlebihan atas krisis, dan mengingatkan kembali sisi positif organisasi pra-krisis. Demi mewujudkan tiga upaya tersebut, Coombs 1998 memetakan tujuh strategi komunikasi krisis. Pertama, menyerang penuduh attack the accuser yakni melakukan konfrontasi pada individu atau kelompok yang klaim bahwa terjadi krisis. Tingkat ekstremnya strategi ini bisa dimulai dengan melakukan gugatan hukum hingga ancaman pada penuduh. Strategi kedua ialah menyangkal denial, yang umumnya dilakukan ketika organisasi meyakini tidak ada krisis yang terjadi dengan penjelasan-penjelasan logis. Strategi ketiga adalah mengakui adanya krisis disertai alasan excuse manakala krisis yang terjadi berada di luar kontrol organisasi. Strategi keempat berfokus pada justifikasi yang berpusat pada sisi positif yang tampak dari kelima yaitu bersikap dan berlaku baik ingratiation agar pemangku kepentingan tetap menyukai organisasi. Strategi keenam adalah aksi-aksi untuk mencegah krisis yang sama terulang kembali corrective action. Terakhir, strategi meminta maaf secara menyeluruh full apology dan umumnya menunjukkan keseriusan permintaan maaf dengan memberikan kompensasi bagi yang terdampak atas krisis tersebut. Melihat penjelasan dari tujuh strategi di atas, secara kasatmata Holywings menerapkan strategi denial dan permintaan maaf. Meski demikian, melihat perkembangan kasus yang masih terjadi, kedua strategi yang diambil masih belum efektif meredam krisis yang terjadi. Coombs dan Holladay 1996 menjelaskan bahwa krisis tidak hanya dibatasi pada kasus semata, melainkan juga persoalan intepretasi dari para pemangku kepentingan. Masyarakat umum adalah salah satu pemangku kepentingan yang tentunya memiliki pandangan atas kasus Holywings. Misalnya saja, bisa timbul kesan cuci tangan pimpinan Holywings terhadap para pekerjanya. Dalam penangangan krisis di level organisasi seperti Holywings, sisi internal tidak bisa ditinggalkan begitu saja. Rasa persatuan morale dari para karyawan di Holywings juga perlu mendapat perhatian karena mereka juga termasuk salah satu pemangku kepentingan. WIRYONO Upacara persiapan penyegelan 12 outlet Holywings oleh Satpol PP DKI Jakarta di Lapangan Balaikota DKI Jakarta, Selasa 28/6/2022.Belajar dari Kasus Domino’s Pizza Pada 2009, Domino’s Pizza di Amerika Serikat AS menghadapi krisis yang terjadi di luar kontrol organisasi. Dua pegawai di cabang Conover, Carolina Utara membuat video prank manakala menyiapkan pizza dengan cara-cara tidak higienis. Kemudian, video tersebut diunggah ke YouTube.
KEGIATAN public relations PR atau hubungan kemasyarakatan menjadi penting bagi perusahaan di saat pandemi covid-19. Perusahaan mesti mampu menjalin komunikasi internal kepada karyawan dan publik sekaligus dalam menjawab tantangan terkini. Menurut Head of Corporate Public Relations at PT Indofood Sukses Makmur Tbk Nurulita Novi Arlaida, tantangan komunikasi internal di era pandemi yaitu ada batasan pertemuan dalam situasi PSBB, hambatan teknologi, mesti menjangkau dan melibatkan karyawan di mana pun lokasi mereka, dan mengatur jadwal bekerja di kantor dan rumah WFO dan WFH. "Karena itu, organisasi harus memiliki strategi komunikasi internal yang jelas dalam menguraikan saluran yang digunakan untuk apa dan kapan," ujarnya saat webinar bertema PR is king internal communication is princess yang digelar Majalah Mix-Marketing Communication, Rabu 3/3. Komunikasi internal, imbuh Nurulita, membuat karyawan tetap terhubung dan terinformasi serta menciptakan pemahaman bersama tentang tujuan, nilai, pedoman perusahaan. Komunikasi internal sangat penting untuk menjaga karyawan tetap mengetahui tentang inisiatif terbaru perusahaan. Salah satu manfaat komunikasi internal yaitu karyawan akan merasa diakui, lebih mempercayai pemberi kerja mereka, menjadi lebih termotivasi, dan tertarik pada pekerjaan mereka, dan meningkatkan advokasi merek secara keseluruhan. "Ada bukti empiris tentang hubungan positif antara komunikasi internal dan efektivitas organisasi," tandasnya. Pentingnya peran PR di masa pandemi turut mendorong Majalah Mix-Marketing Communication menggelar Indonesia PR of The Year yang ke-14. Pada perhelatan tahunan ini, makin banyak program PR yang dikirimkan dan terjaring. Makin banyak pula praktisi PR yang terjaring melalui pooling kepada para wartawan. Ada lima kategori untuk anugerah PR Program, yaitu Creative PR Program, Marketing PR Program, Social PR Program, Media Relations Program, dan Owned Media. Creative PR adalah program-program kreatif untuk membangun citra dan reputasi perusahaan maupun brand, termasuk menangani krisis dan program PR internal. Marketing PR yaitu program PR yang ditujukan untuk kepentingan marketing. Social PR yaitu program pembangunan reputasi perusahaan melalui komunikasi inisiatif sosial perusahaan CSR. Media Relations yaitu program PR untuk membangun dan menjaga hubungan baik perusahaan dengan awak media. Owned Media yaitu program komunikasi perusahaan melalui media yang dimiliki perusahaan, dalam hal ini in house magazine. Kriteria penilaian didasarkan pada tiga hal, yakni Konsep konsep program dilihat dari kreativitasnya, Pesan artikulasi pesan yang disampaikan melalui press release maupun melalui statement spoke person-nya, dan Hasil coverage media yang diwakili antara lain oleh online publishers. Sejumlah pemenang Indonesia PR Program of The Year 2021 ialah Indofood, Treasury, dan Sinar Mas Land. RO/OL-14
Oleh Dra Paula Tjatoerwidya Anggarina, MM "ACHMAD Yurianto Terima Penghargaan Public Relations of The Year", begitulah judul yang tertulis di media online 15 Mei 2020. Mengutip dari media tersebut, juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19 sekaligus Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan Achmad Yurianto menerima penghargaan sebagai Public Relations of The Year dalam acara Indonesia Corporate Branding PR Award 2020 yang diadakan oleh Divisi Riset Iconomics dengan kriteria penilaian berdasarkan tiga pilar citra perusahaan yaitu komersial, organisasi, dan Mulya, Direktur Riset Iconomics, mengatakan bahwa public relations PR memiliki peran penting dalam menciptakan berita positif untuk mengimbangi berita negatif saat dihadapkan pada situasi dan kondisi krisis seperti saat ini. Ketua Perhumas Agung Laksana menambahkan bahwa pandemi Covid-19 telah berdampak luas secara multidimensional. Oleh karenanya, perlu sosok PR yang lebih inovatif dan kreatif dalam menyediakan konten bagi audiensnya. Kutipan di atas dapat menjadi bahan refleksi bersama, bagaimana para praktisi PR bersikap jika dihadapkan pada situasi krisis. Apa itu krisis? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, krisis adalah keadaan yang berbahaya dalam menderita sakit parah sekali, keadaan yang genting/kemelut, keadaan suram tentang ekonomi, moral, dan sebagainya. Ada beberapa definisi "krisis" yang dikemukakan oleh para ahli. Krisis diterjemahkan sebagai sesuatu yang datang secara mengejutkan serta menghadirkan ancaman bagi organisasi, perusahaan, atau industri, begitu juga terhadap publik mereka, produk, layanan, ataupun nama baik yang sudah dimiliki Putra, 1999. Coombs 2014 mendefinisikan krisis sebagai persepsi tentang peristiwa yang tidak dapat diprediksi, mengancam harapan para pemangku kepentingan terkait dengan masalah kesehatan, keselamatan, lingkungan dan ekonomi, dan secara serius dapat berdampak pada kinerja organisasi serta menghasilkan hasil negatif. Tiga ancaman yang ditimbulkan adalah keselamatan publik, kerugian finansial, dan kehilangan reputasi. Adapun elemen-elemen krisis bersifat tidak terduga, informasi tidak mencukupi, dan cepatnya dinamika yang terjadi Argenti, 2009. Jika dilihat dari perspektif PR, krisis sebagai peristiwa atau keadaan apa pun yang berdampak negatif terhadap reputasi, kredibilitas, merek organisasi atau individu Debra Davenport, University, 2020. Dengan melihat dampak negatif yang ditimbulkan, organisasi harus segera merespons jika terjadi krisis karena penampilan organisasi berada dalam penilaian publik Putra,1999. Komunikasi dan manajemen krisis Untuk menangani krisis yang terjadi, dialog antara manajemen dengan publik diperlukan. Proses inilah yang dikenal dengan istilah komunikasi krisis. Millar & Heath 2004 berpendapat bahwa ketika krisis mulai meningkat, hal yang paling penting untuk dilakukan adalah komunikasi. Komunikasi krisis sebagai pengumpulan, pemrosesan, dan penyebaran informasi yang diperlukan untuk mengatasi situasi krisis Coombs & Holladay, 2010. Dalam situasi krisis, terjadi peningkatan arus informasi yang luar biasa, sistem komunikasi kehilangan keseimbangan, kandungan emosi dalam komunikasi krisis sangat mencolok, jaringan antara komunikasi antarpribadi dan komunikasi media, serta keterikatan manusia pada media massa mengalami lonjakan besar. Dalam era media baru dan media sosial, keterikatan manusia tidak hanya sebatas pada media massa, tapi juga pada jejaring sosial. Jaringan komunikasi antarpribadi meningkat melalui jejaring-jejaring sosial Hardjana, 1998. Dalam rangka menggabungkan komunikasi krisis menjadi kerangka yang lebih strategis, sejumlah peneliti mengategorikan fungsi ini sebagai manajemen krisis. Pearson dan Clair 1998 mendefinisikan manajemen krisis sebagai upaya sistematis untuk menghindari krisis organisasi atau untuk mengelola krisis yang terjadi. Ditambahkan oleh Coombs & Holladay 2010 bahwa manajemen krisis merupakan upaya pencegahan atau mengurangi hasil negatif dari krisis dengan melalui tiga tahap, yaitu pre-crisis, response to crisis, dan post-crisis untuk melindungi organisasi serta para stakeholder. Pre-crisis Tahap ini menitikberatkan pada pencegahan dan persiapan. Pencegahan termasuk mencari cara mengurangi risiko. Adapun persiapan di antaranya membuat rencana manajemen krisis, memilih anggota tim krisis, melatih anggota tim agar dapat beradaptasi dengan krisis, mempersiapkan sosok terpercaya yang akan menyampaikan informasi pada publik. Contoh kondisi ideal pada tahap ini adalah saat masih awal penyebaran/penularan Covid-19. Aka tetapi, secara riil tahapan ini telah berlalu, di mana wabah Covid-19 telah dinyatakan sebagai pandemi yang menyebar luas dan pelayanan publik telah terkena dampaknya. Oleh karenanya membuat perencanaan manajemen krisis akan sangat membantu menentukan langkah-langkah yang tepat seperti menetapkan prosedur pelayanan publik jika terjadi krisis yang lebih besar di kemudian hari. Response to crisis Tahap kedua, manajemen harus bertindak langsung merespon krisis. Rencana yang sudah disusun benar-benar diimplementasikan. Respons krisis merupakan apa yang dilakukan dan dikatakan oleh manajemen saat krisis terjadi. PR memegang peranan penting dalam merespons krisis tersebut, salah satunya membantu dan mendampingi proses pengembangan pesan yang dikirim atau disampaikan ke publik. Post-crisis Tahap ketiga adalah tahap di mana perusahaan atau organisasi dapat kembali menjalankan bisnisnya seperti semula. Meski krisis tidak lagi menjadi perhatian utama, tetapi tetap membutuhkan perhatian lebih lanjut. Organisasi diharapkan dapat memenuhi komitmen yang telah dibuat saat krisis dan disampaikan kepada masyarakat atau pihak terkait untuk informasi lanjutan. Krisis dapat menjadi proses pembelajaran bagi organisasi untuk mencari cara lebih baik jika hal serupa terjadi di masa depan. Contoh tahap post-crisis jika dihubungkan dengan situasi saat ini adalah masih diberlakukannya kebijakan work from home untuk mengurangi risiko penularan Covid-19. Pengambil kebijakan perlu memiliki guidelines yang tepat guna mendukung efektivitas kerja atau belajar dari rumah. Rencana strategis krisis harus didasarkan pada koordinasi antara fungsi manajemen, operasional, dan komunikasi. Rencana darurat ada dalam dua bidang parallel yaitu respons operasional dan respon komunikasi di mana tim respons operasional berfokus pada penyelesaian masalah secepat mungkin dan tim komunikasi bertanggung jawab menginformasikan kepada kelompok pemangku kepentingan utama organisasi untuk memastikan pemahaman dan dukungan mereka dipertahankan Kadarova, et al, 2015. Peran public relations PR saat krisis pandemi Covid-19 yang mulai merebak di awal tahun 2020 telah menimbulkan krisis ke berbagai aspek berupaya cepat melakukan tindakan pencegahan antara lain dengan membuat aturan atau imbauan kepada masyarakat untuk bekerja dan belajar dari rumah, beribadah di rumah, memulai hidup sehat dengan sesering mungkin mencuci tangan dan muka, menggunakan hand sanitizer, mengonsumsi makanan sehat serta perbanyak olahraga, mengenakan masker, jaga jarak, dan lain sebagainya. Aturan atau imbauan ini harus dikomunikasikan secara efektif kepada masyarakat agar dipahami dan dipatuhi. Oleh karenanya, dibentuklah tim public relations PR yang bertugas selain mengomunikasikan aturan atau imbauan tersebut, juga untuk menjalin hubungan baik antara masyarakat dan pemerintah. Elemen komunikasi sangat dibutuhkan di masa pandemi seperti saat ini agar penyampaian informasi menjadi efektif. PR dituntut beradaptasi dengan cepat, berinteraksi dengan metode baru, melahirkan program yang kreatif, inovatif, dan dikemas dengan storytelling menyentuh hati Putra, 1999. Penyampaian konten yang empatif dapat menciptakan trust dan persepsi positif Imam Suryanto, Founder/CEO Bright Up Indonesia. Pertanyaan kepada pihak media harus dijawab dengan cepat, akurat, terbuka, dan konsisten Coombs & Holladay, 2010. Terlebih dengan terbatasnya interaksi dan pergerakan manusia yang ditimbulkan karena pandemi, PR juga harus mengoptimalkan teknologi digital misalnya dengan meningkatkan penggunaan media sosial, seperti website, Instagram, Twitter, Facebook, podcast, Youtube, dan e-mail. Saat krisis terjadi, publik ingin tahu apa yang terjadi. Ketika suatu organisasi dilanda krisis dan tidak berbicara ke media, maka orang lain di luar organisasi dengan senang hati akan memberikan pendapatnya ke media. Hal ini tentu perlu dihindari. Oknum tersebut bisa saja memberi informasi yang tidak akurat dan tidak sesuai dengan kepentingan organisasi. Oleh karenanya, organisasi dituntut untuk merespons krisis dengan cepat. Pesan kunci yang disampaikan oleh organisasi juga perlu memberikan isi yang akurat dan disampaikan secara konsisten. Konsisten yang dimaksud adalah jangan sampai anggota organisasi memberikan informasi yang berbeda dengan anggota lainnya. Semuanya harus sepakat untuk menyampaikan satu suara. Usaha untuk membentuk pesan kunci yang konsisten juga termasuk ke dalam bentuk manajemen krisis. Memang tidak mungkin dalam situasi krisis hanya satu orang saja yang berbicara untuk mewakili perusahaan atau organisasi. Bagaimanapun, tim komunikasi krisis harus memastikan bahwa juru bicara yang berbeda akan memberikan pesan yang konsisten. Prinsip keterbukaan merupakan prinsip yang kontroversial. Kontroversi muncul akibat interpretasi yang berbeda terhadap pemahaman keterbukaan. Interpretasi pertama, keterbukaan berarti orang-orang dalam organisasi yang berwenang memberikan pernyataan selalu siap dan bersedia berkomunikasi dengan para pemangku kepentingan, terutama bahwa organisasi sangat tertutup, berusaha menyembunyikan sesuatu, atau tidak mampu menangani krisis. Interpretasi kedua, keterbukaan adalah pengungkapan secara terbuka sepenuhnya full disclosure, yakni organisasi harus mengatakan semua yang diketahui tentang krisis segera setelah mendapatkan informasi. Kepentingan hukum terkadang merekomendasikan keterbukaan secara terbatas limited disclosure karena pengungkapan secara terbuka sepenuhnya dapat membawa organisasi ke masalah hukum dan kerugian finansial. Organisasi sebaiknya menyeimbangkan perhatian terhadap pemangku kepentingan finansial misal pemegang saham atau pemberi pinjaman dengan perhatian kepada pemangku kepentingan yang mengalami kerugian akibat krisis misal anggota komunitas, pelanggan, atau karyawan. Selain kecepatan, keakuratan, keterbukaan dan konsistensi dalam menyampaikan informasi, salah satu tugas PR yang lain adalah mengklarifikasi pemberitaan di media yang tidak seimbang. Pemberitaan media atau isu yang beredar bisa jadi benar atau tidak, berpotensi memengaruhi citra seseorang atau organisasi Nova & Firsan, 2011. PR harus memastikan komunikasi berjalan dengan baik dan solid di kalangan internal maupun eksternal Ratna Kartika, 2020. Jawaban no comment dari seorang PR tidak dapat diterima karena hal ini dapat diinterpretasikan sebagai ekspresi dari rasa bersalah, keangkuhan, ketakutan, dan melalaikan tanggung jawab. Praktisi PR harus memiliki standar etika, kualitas, akuntabilitas, integritas, dan profesionalisme. Terlebih di saat krisis, seringkali harus mengembangkan dan mempelopori respons organisasi yang dapat mencakup penulisan pidato untuk CEO, mengelola konferensi berita, menyiapkan resposn media, meyakinkan audiens internal dan eksternal, serta berkonsultasi dengan tim eksekutif dan dewan direksi. Hal yang menjadi tantangan utama PR adalah ketika memberikan nasihat kepada CEO sehubungan dengan respons publik organisasi Debra Davenport-Purdue University, 2020. Grunig 1992 juga mengatakan bahwa PR harus memiliki perencanaan strategis dan berperan dalam pengambilan keputusan melalui pemberian nasihat kepada CEO untuk meningkatkan hubungan dengan para pemangku kepentingan. Dengan memahami peran PR yang telah diuraikan, PR profesional harus mengembangkan ketrampilan kepemimpinan yang unggul. Dalam situasi krisis setiap orang akan meminta nasihat, arahan, dan bimbingan dari eksekutif PR Debra Davenport-Purdue University, 2020. Menjadi jelas bahwa PR memiliki peran kritikal dalam berbagai aspek sehingga menjadi amat strategis dan penting. Idealnya fungsi PR adalah perpaduan fungsi manajemen dan fungsi komunikasi. Sebagai fungsi manajemen, PR bertanggung jawab mengelola dan mengembangkan reputasi perusahaan, dan sebagai fungsi komunikasi, PR mengembangkan komunikasi antara organisasi dan publik untuk menciptakan dan mempertahankan goodwill dan mutual understanding public terhadap tujuan, kebijakan, dan kegiatan organisasi Nova & Firsan, 2011. Siapa yang sebaiknya menyampaikan informasi di saat krisis? Barton 2001 mengidentifikasi tim krisis dapat terdiri dari unsur PR, hukum, keamanan, operasional, keuangan, dan human resources SDM. Namun, komposisi tim ini dapat bervariasi tergantung dari sifat krisis. PR memainkan peran penting dalam mempersiapkan juru bicara untuk menangani pertanyaan-pertanyaan dari media massa. Kondisi krisis menyebabkan media menjadi hal penting yang dapat dimanfaatkan organisasi. Juru bicara atau spokesperson yang dipercaya oleh organisasi harus bertemu dengan media pada tahap awal krisis untuk menyebarluaskan informasi dan berpartisipasi dalam membingkai krisis. Dalam Strategy Insight Public Relations 2020 dikatakan bahwa sebaiknya yang menyampaikan informasi atau menjadi juru bicara saat krisis adalah CEO. Dalam krisis tingkat parah atau melibatkan cedera/kematian, CEO harus menjadi wakil organisasi untuk segera bertindak dan mengklarifikasi, serta menyatakan tanggung jawabnya untuk korban; Public relations PR. PR adalah pilihan yang sangat baik sebagai wakil organisasi di jam-jam pertama saat krisis terjadi dan wartawan mulai berdatangan. Namun, PR tidak harus menjadi suara tunggal seluruh krisis. Sebaiknya orang dalam divisi PR menjadi anggota dari tim manajemen krisis, terutama saat krisis komunikasi sangat diperlukan; Jajaran manajemen. Jika orang PR diperlukan untuk memberikan informasi pada jam-jam pertama saat krisis, jajaran manajemen dapat mengambil alih di jam-jam berikutnya. Jika diperlukan, jajaran manajemen dapat menjadi juru bicara saat krisis sedang berlangsung. Baru pada saat jumpa pers, CEO dapat tampil sebagai juru bicara. Dra Paula Tjatoerwidya Anggarina, MMKepala Hubungan Masyarakat dan Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Tarumanagara Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
kasus public relations terkini