Ikhlaskan Allah akan Mengganti dengan Lebih Baik. 20 Feb @ Opini. Musibah atau nikmat menjadi warna dalam kehidupan kita. Musibah menjadi hal yang buruk dan merugikan dalam pandangan kita. Sementara nikmat menjadi sebuah anugrah yang datang pada kita. Baik buruk atau untung rugi suatu keadaan bukan terletak pada jenis peristiwa, melainkan
Bersabarlah untukmu yang saat ini sedang gelisah oleh hilangnya suatu hal, apalagi sesuatu yang sangat berharga, sungguh apa yang hilang darimu sebenarnya tidaklah hilang, tetapi Allah mengambilnya untuk diganti dengan yang lebih baik. Maka berbaik sangka adalah jalan satu-satunya untukmu bisa tenang menunggu apa yang sudah Allah rencanakan
Ya Allah, karuniakanlah padaku pahala dalam musibah yang menimpaku dan berilah aku ganti yang lebih baik daripadanya.” Imam Muslim, perawi hadis yang meriwayatkan doa tersebut menyatakan bahwa seseorang yang tertimpa musibah, kemudian membaca doa tersebut, maka Allah SWT akan memberinya pahala dan mengganti musibah itu dengan yang lebih baik
A. Pengertian Rizki yang Halal. Sebagian para ulama mendefinisikan, rizki adalah sesuatu yang Allah berikan kepada seluruh makhluk hidup berupa makanan. Asy-syaukani mengatakan, “Rizki adalah segala sesuatu yang dibutuhkan oleh makhluk hidup berupa makanan dengan semua jenisnya.”. Dengan kata lain rizki adalah segala ssesuatu yang Allah SWT
Perlu dipahami, musibah dan rintangan diberikan supaya kita menjadi lebih sabar maupun lebih meningkatkan iman kepada Tuhan. Ketika sedang tertimpa cobaan, sebaiknya sebagai umat Islam membaca doa supaya hati menjadi tabah dan bisa melewati semua cobaan dengan menambah rasa iman kepada Allah SWT. Berikut ini bacaan doa ketika tertimpa musibah
Peristiwa yang paling niscaya untuk diingkari adalah kematian. Meski demikian, kenyataannya kematian menjadi salah satu bentuk kiamat kecil yang nantinya akan dialami oleh setiap makhluk hidup. Topik ini diangkat oleh Takmir Masjid Ulil Albab dalam kajian rutin aqidah bersama Ustadz Amir As-Soronji, Senin (13/10). Kematian bukanlah soal siapa yang lebih dahulu, melainkan bagaimana kita lapang
.
allah ganti yang lebih baik